Monday, July 9, 2018

PUISI CINTA

,
KU MENUNGGUMU

Kau hilang
bagaikan kepulan awan
hingga hatiku teragut pilu
berlagu sendu

kau sengaja bersembunyi
pengubat lara
merajukkah
terguriskah kau
kiasan bicara bahasaku

Dalam kelesuan waktu
hatiku kaku
membeku
titis keringat membasah pilu
mungkinkah aku teruji

Kumelaungkan suara
melepaskan sesak dada
rinduku semakin melanda
kutunggu kau berbicara
tapi kau pendam rasa
seakan semuanya hampa

Penantianku
dengan seribu kebisuan
kehilanganmu
membawa seibu pertanyaan
tika mencari bayangan
hadir dalam angan

Di luar jendela
akan sampaikah
kata-kata
rindu kembali
kudengar
walau dalam pejam mata
agar resah berakhir disini


No comments:

Post a Comment